Pemimpin perusahaan yang baik adalah yang bisa meningkatkan kualitas kerja karyawan. Selain untuk menjaga kestabilan produktivitas karyawan, kualitas kerja pekerja yang baik juga akan mengurangi persentase perputaran karyawan. Menjadikan perusahaan lebih stabil dan berkembang dengan lebih cepat lagi.

Ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi kualitas pekerja dalam sebuah perusahaan. Di mana semua faktor saling terkait dan saling bersinergi antara satu dengan yang lainnya. Pada artikel ini akan membahas faktor apa saja yang mampu meningkatkan kualitas kerja karyawan  di dalam sebuah perusahaan.

Cara Meningkatkan Kualitas Kerja Karyawan

Setidaknya ada 7 cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan kualitas kerja karyawan. Antara lain:

1. Faktor Pemimpin Perusahaan

kualitas kerja karyawan

Pemimpin yang hebat (Image by Freepik)

Menyadari atau tidak, pemimpin adalah faktor pertama yang mampu meningkatkan kinerja karyawan. Baik pemimpin di tingkat middle, maupun pemimpin di tingkat paling atas. Keberadaan dan cara kerja pemimpin tidak hanya menentukan kinerja karyawan saja. Tapi juga ikut andil dalam betah tidaknya karyawan berada di sebuah kantor.

Pemimpin yang baik tidak hanya memberi arahan dan perintah saja. Tapi juga memberi motivasi serta apresiasi. Jika ada karyawan yang melakukan kesalahan, tegurlah dengan cara yang baik. Begitu pula saat mereka melakukan kinerja yang baik, Tentunya sebagai pemimpin harus mau memberi apresiasi sesuai kemampuan.

Tak hanya itu saja. Pemimpin juga harus mampu menjaga atmosfer kerja yang kondusif. Tujuannya agar karyawan bisa merasa nyaman dan terlindungi. Sehingga mampu bekerja dengan sebaik mungkin.

2. Adanya Jenjang Karir

kualitas kerja karyawan

Karir (Image by rawpixel.com on Freepik)

Salah satu penyebab perputaran atau pergantian karyawan yang tinggi adalah tidak adanya jenjang karir. Mereka tidak akan betah bekerja di sebuah perusahaan tanpa ada jenjang karir yang jelas. Tanpa adanya jenjang karir, seseorang akan merasa tidak ada semangat kerja untuk mendapat posisi yang lebih tinggi.

Maka dari itu, jenjang karir sangat diperlukan dalam sebuah perusahaan. Tujuannya adalah memberi motivasi pada karyawan untuk bisa meningkatkan kinerjanya.

3. Faktor Lingkungan Kerja

kualitas kerja karyawan

Lingkungan kerja (Image by macrovector on Freepik)

Faktor lain yang bisa meningkatkan kualitas kerja karyawan adalah lingkungan kerja. Lingkungan kerja yang tidak mendukung, seperti teman kerja yang toxic atau sistem kantor yang tidak jelas membuat karyawan cenderung kurang bersemangat dalam bekerja.

Jika lambat dalam mengatasi hal ini, karyawan tidak memiliki motivasi dan cenderung jenuh dalam bekerja. Sehingga mengurangi produktivitas dan kinerja mereka dalam sebuah perusahaan. Jika tidak ingin ini terjadi, maka berikan lingkungan kerja yang kondusif di dalam sebuah perusahaan.

4. Beban Pekerjaan

kualitas kerja karyawan

Beban kerja (Image by wirestock on Freepik)

Setiap karyawan memiliki batas beban kerja. Karyawan yang memiliki beban kerja di luar batas kemampuannya, cenderung memiliki kualitas kerja yang buruk.

Mengurangi tenaga kerja adalah salah satu cara perusahaan untuk menghemat biaya tenaga kerja. Tapi jika karyawan sudah mulai terlihat tidak sanggup untuk mengerjakan beban kerja yang terlalu tinggi, tidak ada salahnya Anda sebagai pemimpin menambah beberapa karyawan lagi. Agar pekerjaan cepat selesai tanpa mengurangi kualitas layanan pada konsumen.

5. Kemampuan di Bidangnya

kualitas kerja karyawan

Kemampuan (Image by pikisuperstar on Freepik)

Ada kalanya perusahaan melakukan rolling karyawan dengan berbagai tujuan. Salah satunya adalah agar semua karyawan di dalam perusahaan bisa mengerjakan semua job desk yang ada di perusahaan tersebut.

Pada fase peralihan, kadang ada satu dua karyawan merasa kesulitan untuk melakukan tugas yang diberikan. Dan tentu saja, ini akan berdampak pada penurunan kualitas kerja karyawan. Yang akan berdampak pada melambatnyai laju perkembangan perusahaan.

Untuk bisa mengatasi masalah ini, Anda bisa menyelenggarakan workshop atau training untuk membantu mengembangkan potensi karyawan. Dengan adanya pelatihan seperti ini,

6. Bonus

kualitas kerja karyawan

Bonus (Image by luis_molinero on Freepik)

Apa hubungannya bonus dengan kualitas kerja karyawan? Tentu saja berkaitan erat sekali. Bonus adalah semacam apresiasi kepada karyawan atas prestasi mereka selama bekerja. Bisa diberikan dalam bentuk hadiah, uang tunai, atau kenaikan gaji secara bertahap.

Bonus bisa menjadi motivasi karyawan agar mereka bisa bekerja lebih giat lagi. Dengah tawaran bonus yang menggiurkan, karyawan cenderung bersemangat untuk meningkatkan kualitas kerja tanpa ada kesan paksaan.

7. Fasilitas Perusahaan

kualitas kerja karyawan

Fasilitas (Image by cookie_studio on Freepik)

Sekilas memang nampak sepele. Tapi tahukah, Anda? Bahwa fasilitas kantor yang baik akan memberi kenyamanan karyawan untuk bekerja. Seperti adanya pendingin ruangan, meja kursi, komputer dengan spesifikasi yang mendukung, dan berbagai fasilitas lainnya. Termasuk juga absensi online yang memudahkan karyawan untuk melakukan absensi di manapun mereka berada dengan mudah dan cepat.

Karyawan yang merasa nyaman dalam bekerja cenderung memiliki motivasi yang baik untuk menyelesaikan semua tugas yang diberikan pada mereka. Begitu juga dengan karyawan pekerja lapangan.

Dengan adanya absensi online, mereka tidak harus bolak-balik ke kantor untuk melakukan absen. Karyawan bisa lebih produktif karena tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk melakukan absen di kantor.

Cara Absensi Online Meningkatkan Kualitas Kerja Karyawan

Seperti apa yang dijelaskan di atas, sistem absensi online adalah salah satu cara meningkatkan kinerja karyawan. Karena absensi online memberikan berbagai dampak positif yang luar biasa. Berikut di antaranya:

1. Meningkatkan Kedisiplinan Karyawan

kualitas kerja karyawan

Disiplin (Image by jcomp on Freepik)

Kemudahan dan keakuratan absensi akan meningkatkan kedisiplinan karyawan. Karyawan bisa absen kapanpun dan di manapun dengan mudah dan cepat. Data yang terbaca oleh sistem seperti jam masuk, jam pulang, dan posisi karyawan sesuai GPS bisa menjadi alat untuk meningkatkan kedisiplinan karyawan.

Ini berbeda dengan penggunaan absensi manual. Di mana banyak karyawan yang kurang disiplin karena mudah membuat keterangan palsu. Seperti menulis jam masuk dan jam keluar tidak sesuai dengan kenyataan. Penggunaan absensi digital mampu melatih sikap disiplin karyawan.

2. Meningkatkan Keadilan Perusahaan

Absensi karyawan online juga bisa membantu perusahaan meningkatkan rasa keadilan pada seluruh karyawan. Semua data absensi yang masuk seperti jam masuk, jam keluar, posisi karyawan saat absen sesuai GPS bisa digunakan sebagai dasar untuk mengambil berbagai pertimbangan dan keputusan terkait karyawan.

Seperti memberi bonus dan apresiasi bagi karyawan yang rajin sesuai absen. Atau sebaliknya. Memberi punishment atau peringatan bagi karyawan yang sering telat atau sering berada di tempat yang tidak seharusnya pada saat jam kerja.

3. Meningkatkan Rasa Tanggung Jawab Karyawan

kualitas kerja karyawan

Tanggungjawab (Image by mindandi on Freepik)

Dengan menggunakan absensi digital, karyawan akan menyadari bahwa tidak ada kecurangan apapun yang bisa dilakukan terkait absensi. Seperti bolos, datang telat, atau bahkan titip absen.

Inilah yang membuat karyawan bertanggung jawab penuh pada pekerjaannya. Mau tidak mau mereka harus bekerja sebaik mungkin karena seluruh kinerjanya diawasi penuh oleh sistem absensi online kantor.

4. Meningkatkan Motivasi Karyawan

kualitas kerja karyawan

Motivasi (Image by jcomp on Freepik)

Dengan adanya kedisiplinan dan tanggung jawab yang baik, secara otomatis ini bisa meningkatkan motivasi kerja karyawan. Karyawan lebih termotivasi untuk mencetak prestasi dan bekerja lebih baik lagi. Karena mereka sadar bahwa hanya kinerja yang bisa membuatnya bisa dipertahankan perusahaan dan peluang mendapat bonus dari perusahaan.

5. Mempercepat Perkembangan Perusahaan

Lalu apa tujuan akhir dari itu semua? Tentu saja percepatan perkembangan perusahaan. Dengan kualitas kerja karyawan yang baik dan maksimal, perusahaan lebih mudah untuk berkembang. Lebih mudah untuk mencapai tujuan dan melakukan banyak ekspansi di berbagai bidang.

Kesimpulan

Kualitas kerja karyawan adalah faktor penentu perkembangan perusahaan. Semakin baik kinerja karyawan, maka semakin cepat perkembangan perusahaan. Begitupun sebaliknya. Kinerja karyawan yang kurang baik akan menghambat perkembangan perusahaan. Inilah alasan mengapa perusahaan perlu menggunakan sistem absensi online Adrena.

Andrena adalah sistem absensi sekaligus sistem payroll online yang akan membantu perusahaan mengatur karyawan dengan cepat dan tepat. Membangun rasa Kedisiplinan dan tanggung jawab dengan absensi yang mudah dan data yang akurat. Dengan menggunakan absensi Adrena, perusahaan bisa meningkatkan kualitas kerja karyawan lebih baik lagi

Pin It on Pinterest

Share This